Menunggu Cerita The Giant Killing dari Atalanta Vs PSG

PIANOTOTO – Menunggu Cerita The Giant Killing dari Atalanta Vs PSG. Kamis (13/8/2020) dini hari WIB nanti, tersaji duel pertama perempat final Liga Champions 2019/20 yang menjanjikan kejutan: Atalanta vs PSG. Pertandingan ini sulit ditebak, tidak ada favorit.

Bicara kualitas skuad, PSG boleh percaya diri, tapi Atalanta bukanlah tim yang bisa dipandang remeh. La Dea dijuluki raksasa baru Italia, dan ada alasan kuat di balik julukan tersebut.

Tercatat, dalam empat tahun terakhir, Atalanta terus memelintir ekspektasi. Ketika Anda merasa bahwa pasukan Gian Piero Gasperini sudah mencapai level maksimalnya, ternyata mereka bisa melaju lebih jauh lagi.

Mereka melakukannya dengan menyuguhkan salah satu gaya sepak bola menyerang terbaik di Eropa musim ini.

Mematahkan ekspektasi

Atalanta adalah ahlinya mematahkan ekspektasi. Mereka berhasil finis di peringkat ketiga Serie A musim ini, dengan rekor klub 78 poin dan mencetak total 98 gol, ketiga terbaik di antara lima liga top Eropa.

Atalanta punya kebiasaan mematahkan ekspektasi, yang juga berlanjut di Liga Champions. Banyak yang menduga Atalanta bakal tersingkir sejak awal ketika mereka menelan kekalahan pada tiga laga pertama di fase grup, tapi nyatanya mereka berhasil lolos dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang pada tiga laga berikutnya.

Di Eropa, Atalanta menyuguhkan gaya bermain yang menghibur siapa pun. Mereka mengalahkan Valencia dengan agregat 8-4 untuk mencapai perempat final, di mana mereka bakal menghadapi salah satu klub terkaya di dunia, PSG.

Di lihat dari sisi mana pun, Atalanta dan PSG sungguh bertolak belakang. PSG sangat kaya, Atalanta bermodalkan bujet terbatas.

Kelemahan-kelemahan PSG

Selain gaya bermain, ada beberapa hal yang menguntungkan Atalanta untuk pertandingan kali ini. Yang jadi keuntungan terbesar adalah fakta bahwa PSG memasuki laga ini dengan sejumlah kelemahan.

Pertama, masalah mental. PSG cenderung tampil buruk di Liga Champions, mereka tidak pernah melangkah lebih jauh dari perempat final, padahal sudah begitu banyak uang yang dihabiskan untuk membeli pemain top.

Kedua, masalah fisik. Ligue 1 diakhiri dengan prematur beberaoa bulan lalu. Setelahnya PSG hanya memainkan beberapa laga uji coba, yang jauh berbeda dengan pertandingan resmi.

Selain itu, masalah terbesar PSG adalah absennya sejumlah pemain terbaik mereka. Angel Di Maria dipastikan tidak bisa bermain, Marco Verratti cedera, dan kondisi Kylian Mbappe meragukan.

The Giant Killing

Atalanta dan PSG adalah dua tim yang bertolajk belakang. PSG doyan menghamburkan uang, Atalanta harus mendidik sendiri pemain-pemain muda mereka.

Soal status kedua tim, PSG pun jauh lebih besar dari Atalanta. Meski begitu, tidak ada jaminan PSG bakal menang, terlebih dalam format satu leg yang membuat situasi jadi lebih tak tertebak. Atalanta bisa meraih status The Giant Killer.

Atalanta berada dalam kondisi fisik lebih siap, mental tangguh, dan punya keuntungan karena dipandang remeh. Mereka bisa bermain lebih lepas daripada PSG yang memikul beban lebih.

Bagaimanapun, sebenarnya tidak akan terlalu mengejutkan jika Atalanta bisa mengalahkan PSG dan melangkah ke semifinal. Empat tahun terakhir ini mengajarkan untuk tidak meremehkan La Dea.

Live Straming

Saksikan terus pertandingan pertandingan seru dan hebat tim kesayangan anda bersama PIANOTOTO di LIVE STREAMING M8SPORT untuk semua pertandingan. Serta pastikan anda raih kemenangan besar bersama PIANOTOTO.

Pianototo lounge merupakan Tempat Dimana Prediksi-Prediksi Akurat berada, seperti Prediksi Togel Hongkong,Agen Togel Hongkong , Togel Hongkong dan Bola. Bukan hanya itu, Informasi-Informasi Menarik Lainnya seperti Berita BolaViralUNIK, , bahkan Jackpot Para Pemenang di PIANOTOTO 
Menunggu Cerita The Giant Killing dari Atalanta Vs PSG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *