Cesc Fabregas: Maurizio Sarri Sangat Keras Kepala!

Cesc Fabregas: Maurizio Sarri Sangat Keras Kepala!

togelSGP Cesc Fabregas: Maurizio Sarri Sangat Keras Kepala! – Mantan pemain Chelsea, Cesc Fabregas, tidak sungkan menyinggung Maurizio Sarri sebagai sosok yang keras kepala. Dengan jelas, ia mencerminkan betapa sulitnya mengolah pandangan mantan pelatihnya tersebut.

Fabregas adalah’korban’ dari masa kepemimpinan Sarri yang belum genap berlangsung satu tahun. Segudang empiris yang ia dapatkan bareng klub besar lain laksana Arsenal dan Barcelona tak lumayan menjamin ia dapat diberi peluang bermain reguler.

Sarri lebih memilih nama-nama lain laksana N’Golo Kante, Jorginho yang ia boyong dari Napoli, sampai Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek untuk memenuhi lini tengah. Alhasil, Fabregas mesti puas menjadi penghangat bangku cadangan di musim ini.

Sadar bahwa dirinya tidak bakal mendapatkan tempat, Fabregas memilih guna mengalah. Pada bulan Januari lalu, ia menyimpulkan bergabung dengan di antara klub Prancis, Monaco. Kehadirannya menciptakan tim asuhan Leonardo Jardim tersebut lolos dari zona degradasi.

BANDARTOGEL

Kerja sama Fabregas dan Sarri tidak dilangsungkan lama, namun tersebut sudah lumayan untuk membuatnya mengenal mantan pelatih Napoli tersebut. Salah satu ciri khas pria berumur 60 tahun tersebut yang tak dapat dilupakan Fabregas ialah keras kepala.

“Dia ialah pelatih yang memiliki gagasan tersendiri dan enggan beralih dari tersebut terlalu jauh. Dia punya gagasan soal keinginannya memainkan sepak bola yang sangat hendak ia terapkan,” tutur Fabregas dilansir dari Sky Sports.

“Tak peduli apapun yang kamu katakan, apapun yang kamu sarankan, apapun opini anda, dia tidak bakal pernah berubah,” lanjutnya.

Lihat Juga : PREDIKSI TOGEL SYDNEY 11 JUNI 2019

Tetapi, Fabregas tak dapat serta merta membencinya. Meskipun keras kepalanya sudah menjangkau level tertinggi sekalipun, gelandang asal Spanyol tersebut tak dapat apa-apa kecuali memuliakan apapun yang ia lakukan.

“Dia mengerjakan semuanya dengan teknik yang ia suka. Dia punya visi tersendiri soal sepak bola dan, pada akhirnya, dia bakal tetap seperti tersebut dan kamu harus menghormatinya,” tandasnya.

Gaya sepak bola Sarri di Chelsea tidak tidak sedikit berubah, walau sempat didesak mundur oleh semua penggemar. Ia tidak bergeming walaupun skema ‘Sarriball’ miliknya dituding sebagai biang penampilan buruk klub berjuluk The Blues tersebut di mula tahun 2019.

Pada akhirnya, ia sukses membuktikan publik salah dengan torehan rapi di musim perdananya. Ya, Chelsea sukses menjangkau final Carabao Cup, finis di posisi tiga Premier League, dan meraih gelar Liga Europa berkat racikan taktik darinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *